Tampilan dan tekstur suatu produk mewakili karakteristik, citra, dan nilai merek. Dengan terus memburuknya lingkungan global, meningkatnya kesadaran manusia terhadap lingkungan, meningkatnya konsumsi hijau global, dan meningkatnya kesadaran akan perlindungan lingkungan, orang-orang semakin memperhatikan tingkat produk ramah lingkungan. Akibatnya, semakin banyak merek sofa yang mengejar pembangunan berkelanjutan, berfokus pada dampak lingkungan dari kain kulit dalam proses produksi, dan menuntut keseimbangan antara mode, biaya, harga, fungsi, dan desain secara bersamaan. Kain untuk sofa sangat penting, kain yang baik tidak hanya terlihat indah dan berkelas, tetapi juga memiliki sentuhan dan kenyamanan duduk yang luar biasa.
01 Kain Teknologi
Dengan tekstur dan warna seperti kulit, terasa lembut, lebih mudah dirawat daripada kain biasa, tidak akan mengelupas atau pecah-pecah, beberapa bahkan dapat dicuci dengan mesin. Memiliki keunggulan tahan air dan anti noda, tahan aus dan tahan penuaan, perawatannya bagus, tetapi kekurangannya adalah mudah berjamur dan menarik bulu.
02 Kulit PU
Kulit PU, juga disebut kulit sintetis poliuretan, diproses dengan melapisi kain dengan resin PU. Fitur utamanya adalah rasa nyaman, mirip dengan kulit asli, kekuatan mekanik, warna, dan berbagai macam aplikasi; namun tidak tahan aus, hampir tidak bernapas, mudah terhidrolisis, mudah terkelupas, mudah retak pada suhu tinggi dan rendah, proses produksinya mencemari lingkungan, dan lain sebagainya.
03 Kulit PVC
Proses produksi kulit sintetis PVC relatif sederhana, berbiaya rendah, tetapi memiliki daya tembus udara yang buruk, suhu rendah menjadi keras dan rapuh, suhu tinggi menjadi lengket, serta mengandung banyak plasticizer yang membahayakan tubuh manusia dan menimbulkan polusi serius serta bau.
04 Kulit
Kulit asli adalah kulit hewan yang dilapisi dengan lapisan poliuretan (PU) atau resin akrilik, yang diproduksi dan diproses secara buatan. Konsep kulit buatan menggunakan bahan serat kimia. Kulit asli yang umum di pasaran adalah kulit lapis pertama, kulit lapis kedua, dan kulit sintetis lapis ketiga, terutama berbahan dasar kulit sapi. Karakteristik utamanya adalah bernapas, nyaman saat disentuh, dan sangat kuat; namun, mudah berbau, mudah berubah warna, sulit dirawat, dan mudah mengalami hidrolisis.
Kulit sintetis vegan berbahan silikon, memberikan sentuhan istimewa pada sofa!
Kulit sintetis veganadalah bahan kulit yang tidak berasal dari hewan, juga dikenal sebagaiKulit Bebas Formaldehida(Kulit Silikon BerkelanjutanSeperti yang kita ketahui, kulit PVC, ftalat, dan bahan kimia berbahaya lainnya dilepaskan selama proses pembuatan, mengganggu sistem endokrin manusia. Namun, kulit vegan silikon memiliki bahan yang ramah kulit dan terasa lembut, tanpa perlu perawatan permukaan, tidak mengandung plasticizer, ftalat, dan zat berbahaya lainnya, tidak menyebabkan alergi pada kulit, tidak berbau, dan tidak berbahaya bagi kesehatan manusia.
IniKulit Lembut, Ramah di Kulit, dan NyamanDanKulit Tidak Beracun(Kulit Sintetis Tidak Beracun, Kulit Sintetis Bebas DMF(Teks tidak jelas) sangat penting untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. Sentuhan lembutnya yang unik dan ramah kulit, hasil akhir matte, elastisitas yang baik, tahan noda, mudah dibersihkan, tahan air, tahan abrasi, stabilitas termal, dan tahan dingin membuka pintu baru untuk berbagai aplikasi yang menuntut seperti sofa dan kursi di rumah.
SILIKE adalah sebuahProdusen Kulit Sintetis Tahan Lama (Produsen Kulit Ramah Lingkungan, Produsen Kulit Vegan), menawarkan Anda solusi kreatifKulit untuk Pelapis, Kulit untuk Furnitur, Kulit Vegan Bebas Racundan solusi Sofa Kulit!
For additional details, please visit www.si-tpv.com or reach out to amy.wang@silike.cn via email.




























